Kesan Pertama sebagai Kakak Pengajar

2016-04-28 00:00:00 // by Administrator

MINGGU, 10 Januari 2016

Kedaung

Tangerang Selatan, Banten


Hari ini merupakan kali pertama saya hadir dalam kegiatan mengajar di Istana Belajar Anak Banten. Kali ini saya mendapat tugas untuk mengajari adik-adik membaca. Jujur, awalnya saya merasa deg–degan karena menurut saya membimbing anak yang rata–rata berumur 4–6 tahun harus menggukan trik–trik khusus supaya mereka tidak mudah merasa bosan. Sebelum belajar kami melakukan perkenalan lalu bersama-sama menyanyikan lagu alphabet (A, B, C, ..., Z). Setelah memastikan semua anak telah menghapal alphabet dan bisa mengeja, saya mengajak mereka bermain sambung kata. Saya memberi satu kata lalu adik pertama menyebutkan kata baru yang diawali dengan huruf terakhir dari kata yang saya berikan, dan begitu seterusnya. Setiap anak yang bisa menyebutkan kata baru saya beri satu tanda bintang. Di tengah pengajaran ada sesuatu yang membuat saya sedikit panik, entah kenapa adik bernama Raya dan Nia tiba-tiba bertengkar dan saling pukul. Setelah melerai mereka saya menyuruh mereka untuk “tos” akhirnya mereka berbaikan kembali. Repot tetapi seru, di akhir pelajaran adik-adik TK bermain puzzle dan lomba menyusun UNO. Saya senang mereka terlihat gembira dan sangat antusias dalam belajar. Setelah mengajar kakak-kakak relawan melakukan evaluasi dan mendapat motivasi dari Om Syaiful, intinya kita di ajak untuk bersama-sama menjaga komitmen dan yakin perbuatan baik sekecil apapun yang kita lakukan hari ini pasti akan membawa kita pada hal yang baik di masa mendatang.


Penulis : Nisa Anugrah Ilahi - Kakak Pengajar Isbanban Tangsel

Editor : Ghina Nabila - Jurnalis Dept. IT dan Media